Satu Korsa, Satu Simpul
Ukuran huruf

Usulan untuk Pengurus Pusat & Pengurus Daerah IKA SKMA

Sekolahnya berganti nama berkali-kali.
Korsanya tidak pernah putus.

Sejak 1913, sekolah kehutanan menengah telah meluluskan belasan ribu rimbawan. Hari ini mereka tersebar di seluruh provinsi. Presentasi singkat ini mengajak Bapak dan Ibu melihat satu cara sederhana untuk menyatukan kembali mereka semua.

Disampaikan oleh Hadiputra Munandar, alumni SMK Kehutanan Negeri Makassar (2012), pendiri Pinisi Labs, Makassar, dengan dukungan Ketua Angkatan Taufiq Akbar dan seluruh keluarga Angkatan 1. Sekitar 10 menit.

Satu pertanyaan sebelum kita mulai

Berapa rimbawan yang bisa Bapak/Ibu hubungi malam ini?

Geser untuk menebak. Hitung saja yang nomornya Anda simpan, atau yang bisa Anda temukan dalam satu jam.

50orang

Tiga kejadian yang mungkin terdengar akrab

Pernahkah ini terjadi di Pengda Bapak/Ibu?

01

Kabar duka datang terlambat

Seorang senior berpulang. Kabarnya baru sampai tiga hari kemudian, tenggelam di antara ratusan pesan grup. Yang ingin takziah sudah terlambat.

02

Urunan yang sulit dipertanggungjawabkan

Transfer berdatangan, dicatat di buku atau tangkapan layar. Beberapa bulan kemudian tak ada yang ingat siapa sudah setor dan ke mana uangnya.

03

Adik kelas yang sendirian

Lulusan baru ditempatkan di kabupaten terpencil. Ia tidak tahu ada tiga senior satu korsa di kota yang sama, hanya beberapa kilometer dari kantornya.

Akar masalahnya sederhana

Semangatnya ada. Alatnya yang belum.

Data alumniTersebar di Excel, buku, dan ingatan pengurus. Tiap Musda mulai dari nol.Satu direktori nasional yang diisi alumni sendiri dan diverifikasi pengurus terdekat.
Kabar dukaBergantung pada siapa yang kebetulan membaca grup.Diumumkan sekali, sampai ke semua anggota di Pengda itu, lengkap dengan tombol urunan.
Uang urunanDicatat manual, sulit dibuktikan.Setiap rupiah tercatat: siapa menyetor, berapa, dan ke mana disalurkan. Terbuka untuk semua anggota.
Pengurus daerahBergerak sendiri-sendiri, kegiatannya tak terlihat dari pusat.Setiap Pengda punya ruang sendiri: anggota, kas, agenda, kabar. Pusat melihat semuanya dalam satu layar.
RegenerasiAlumni SMKKN muda dan alumni SKMA senior jarang bertemu.Satu korsa lintas sekolah dan angkatan. Senior menjadi mentor, junior menemukan jalannya.

Lebih dari seabad pendidikan rimbawan

Kita bukan alumni satu sekolah. Kita satu garis keturunan.

Ketuk setiap titik untuk membaca perjalanannya.

1913

Bagian kehutanan di MLS Bogor

Middelbare Landbouwschool Bogor membuka bagian kehutanan, disebut sebagai cikal bakal SKMA.

Beberapa tahun di masa awal berbeda antarsumber. Mohon koreksi dari para senior yang lebih tahu.

Simpul Rimbawan

Satu aplikasi. Tiga hal sederhana.

Setiap rimbawan bisa ditemukan.

  • Direktori nasional: sekolah, angkatan, tempat tugas, keahlian.
  • Peta sebaran: siapa bertugas di kota yang sama dengan Anda.
  • Kartu anggota digital dengan kode QR yang bisa diverifikasi.
  • Profil wajib lengkap 80% sebelum fitur terbuka, supaya data benar-benar hidup.
Tampilan direktori anggota

Lihat dari kursi Bapak/Ibu sendiri

Apa yang berubah untuk Anda?

Jantung organisasi ada di daerah

Rimbawan sekota bisa ngopi bareng, takziah bersama, menanam bersama. Apa pun sekolah dan angkatannya.

Karena itu setiap Pengda mendapat ruangnya sendiri, dan Liga Pengda membuat kerja baik di daerah terlihat oleh seluruh Indonesia. Skornya dihitung otomatis dari kegiatan nyata: anggota terverifikasi, profil yang lengkap, kegiatan, kabar, dana yang tersalur, dan kepengurusan yang terisi.

Simulasi dengan data fiktif.

Hitung sendiri

Bayangkan bila setiap alumni ikut sedikit saja.

0kas organisasi per tahun
0keluarga yang bisa disantuni (Rp2 jt/keluarga)
0pohon ditanam per tahun
0pohon sampai HUT ke-75 IKA (2030)

Hitungan sederhana untuk gambaran. Besaran iuran dan program tetap diputuskan pengurus.

Bukan janji di atas kertas

Aplikasinya sudah berjalan. Hari ini.

Simpul Rimbawan lahir untuk Angkatan 1 SMK Kehutanan Negeri Makassar dan sudah digunakan sejak Oktober 2026. Versi nasional yang Bapak/Ibu lihat hari ini dibangun di atas mesin yang sama.

  • Masuk dengan akun Google, pendaftar diverifikasi pengurus
  • Notifikasi ke HP pengurus bila ada yang perlu diverifikasi
  • Bisa dipasang seperti aplikasi di layar utama HP
  • Direktori, peta, kas, urunan, program, survei, dan reuni
  • 101 uji keamanan database lulus
Beranda di HP
Beranda
Ruang Pengda di HP
Ruang Pengda
Gerbang profil 80% di HP
Gerbang profil

Yang biasanya dikhawatirkan

Data anggota adalah amanah.

Nomor WA & alamat

Hanya terlihat oleh sesama anggota terverifikasi, atau hanya pengurus bila anggota memilih begitu.

Data keluarga & pendidikan

Hanya pemilik dan admin. Anggota boleh memilih "tidak ingin menyebutkan".

Orang luar

Bisa masuk, tetapi tidak melihat apa pun sampai diverifikasi pengurus terdekat.

Milik IKA

Data adalah milik organisasi, bukan milik pengembang. Kebijakan privasi disusun bersama sesuai UU Pelindungan Data Pribadi.

Untuk para senior

Tidak pandai HP? Tidak masalah.

Huruf besar & sederhana

Tombol besar, bahasa sehari-hari, bisa diperbesar seperti halaman ini.

Cukup sekali masuk

Pakai akun Google di HP. Setelah itu langsung terbuka seperti aplikasi biasa.

Diisikan pengurus

Pengurus cabang bisa mendaftarkan dan mengisikan data para senior yang membutuhkan.

Ada panduan

Panduan bergambar di dalam aplikasi, dan pendampingan dari pengurus daerah.

Pelan, terukur, bisa dihentikan kapan saja

Kita tidak mulai dari seluruh Indonesia. Kita mulai dari dua Pengda.

  1. Tahap 1 · Nov–Des 2026Uji coba 2 Pengda & 1 komisariat

    Pengda yang paling siap, misalnya Sulsel dan Kaltim. Data diisi, pengurus belajar, masukan dicatat.

  2. Tahap 2 · Jan–Mar 2027Semua Pengda bergabung

    Target separuh alumni terdata pada Hari Bakti Rimbawan, 16 Maret 2027.

  3. Tahap 3 · Apr–Okt 2027Kas, program, dan Liga Pengda berjalan

    Diluncurkan resmi pada HUT ke-72 IKA SKMA, 29 Oktober 2027.

  4. Tahap 4 · 2028Evaluasi menuju Munas

    Laporan terbuka ke seluruh anggota. Dilanjutkan, diubah, atau dihentikan sesuai keputusan forum.

Yang mungkin ingin Bapak/Ibu tanyakan

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa biayanya?

Biaya server untuk belasan ribu anggota diperkirakan sekitar satu juta rupiah per bulan. Skema pembiayaan dan kerja sama pengembangan dibahas terbuka bersama pengurus, tidak ada yang diputuskan sepihak.

Siapa pemilik datanya?

IKA SKMA. Pengembang hanya merawat aplikasinya. Seluruh data bisa diunduh pengurus kapan saja.

Bagaimana dengan grup WhatsApp yang sudah ada?

Tetap berjalan. Aplikasi melengkapi, bukan menggantikan. Pengumuman penting cukup ditautkan ke aplikasi supaya tidak tenggelam.

Bagaimana bila anggota salah mengisi data?

Setiap pendaftar diperiksa pengurus terdekat: koordinator angkatan, komisariat, cabang, atau Pengda. Kesalahan bisa diperbaiki pengurus sesuai cakupannya.

Bagaimana alumni SKMA lama yang angkatannya berbeda penomoran?

Setiap sekolah dan era dicatat terpisah, termasuk SKMA Bogor dan sekolah pendahulu. Angkatan ditulis dengan angka Romawi sesuai kebiasaan kita.

Apakah bisa dipakai di HP biasa?

Bisa. Cukup browser di HP Android atau iPhone, tanpa unduh dari toko aplikasi, dan bisa dipasang ke layar utama.

Bagaimana bila nanti tidak dilanjutkan?

Seluruh data diserahkan kepada IKA dalam bentuk berkas yang bisa dibuka di Excel. Tidak ada ikatan.

Yang kami mohon hari ini hanya satu

Restu untuk memulai uji coba di dua Pengda.

Tidak ada biaya yang diminta hari ini. Tidak ada keputusan besar. Hanya izin untuk membuktikan bahwa korsa yang sudah terjaga sejak 1955 ini pantas punya rumah digital.

Korsa Jaya!

Hadiputra Munandar · Alumni SMK Kehutanan Negeri Makassar 2012 · Pinisi Labs
Didukung Ketua Angkatan Taufiq Akbar dan seluruh Angkatan 1